Bahasa Indonesia | English | French
 

Warta Kampung

Senin, 26 Oktober 2009

Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan meningkatkan minat membaca masyarakat, muda- mudi Rukun Warga 06 Bumen Kelurahan Purbayan Kecamatan Kotagede Yogyakarta mendirikan perpustakaan kampung bumen. selengkapnya »

Senin, 26 Oktober 2009

Beraneka ragam bentuk pesta yang ada didunia salah satunya adalah pesta demokrasi. Berbicara tentang pesta demokrasi tidak akan jauh dari NKRI mengapa? Karena pada tanggal 9 April 2009 NKRI mengadakan Pemilu yang diharapkan ada suatu perubahan yang lebih baik lagi dalam sistem pemerintahannya.  Maka dari itu sebelum hari penjoblosan/ penyontrengan ( 9 April 2009 ) maka para parpol dan caleg saling berlomba untuk mendapatkan masa bahkan ada yang menggunakan berbagai macam cara untuk mendapatkan masa. “wow” pesta yang sangat meriah bukan? Untuk itu warga RW 06 Bumen juga tidak mau ketinggalan dalam kemeriahan pesta demokrasi. Salah satu keikut sertaan dalam kemeriahan pesta demokrasi tersebut adalah mengadakan Sekolah Demokrasi. selengkapnya »

Senin, 29 Oktober 2007

Festival kampung II kali ini yang bertajuk  blusak blusuk kampung  memiliki materi acara yang sangat menarik yakni Mural kampung. Sepuluh hari menjelang hajatan itu, mural telah mengawali kegiatannya dengan diadakannya workshop bersama Samuel dari Jogja Mural Forum (JMF) pada tanggal 4 Juli 2007. Peserta workshop berasal dari lima kampung yakni Kricak, Sidomulyo, Badran, Tungkak dan Pandeyan. Pada puncak acara tersebut mahasiswa Arsitektur dari Universitas Melbourne bergabung dengan peserta mural.Sebelum workshop dilakukan, Samuel bersama tim panitia mural dari YPR dan kampung berkeliling untuk memilih ruang yang memungkinkan untuk dijadikan sebagai media mural. Dari hasil berkeliling ini kemudian didiskusikan dengan peserta workshop untuk kemudian bersama-sama membagi ruang gambar dan menentukan tema mural. Ruang mural sepanjang jembatan menjadi media lukis bersama teman-teman Sidomulyo dan Kricak. Teman-teman Tungkak mendapat ruang satu buk  (tempat duduk-duduk) yang berada di sisi timur bagian utara.          selengkapnya »

Senin, 29 Oktober 2007

Oleh : Hersumpana    

Dalam kenyataan, memperbicangkan soal pembangunan kota di Indonesia masa kini tidak terlepas dari realitas sehari-hari tentang komunitas-komunitas kampung urban yang menandai dan menghidupi geliat - semarak dan ramainya - sebuah kota. Secara keruangan, sangat jelas bahwa tidak ada penarikan garis yang menegaskan batas-batas tertentu sebagai kota dan kampung. Artinya, kenyataan kota merupakan integrasi baik fisik, sosial dan kultural. Dimensi-dimensi ini mewarnai pergulatan perkembangan kota secara interaktif membentuk sebuah komunitas masa depan kota. Permasalahannya bagaimana karakter-karakter tersebut menentukan dalam proses modernisasi kota kita, bukan hanya didominasi oleh kuatnya penafsiran sepihak oleh para penentu kebijakan dan pemilik modal yang menentukan garis-garis pembangunan sebagaimana yang kuat menggejala sekarang ini lewat penyeragaman selera metropolis dan praktik-praktik kekerasan atas nama pembangunan. Tulisan ini mendiskusikan gagasan dan praktik gerakan kota dari kenyataan kampung sehari-hari di Yogyakarta tentang pembayangan sebuah masa depan kota yang berkarakter budaya dalam arti yang luas dan mengandung kesejarahan tersendiri.  selengkapnya »

Senin, 29 Oktober 2007

Oleh: Yoshi Fajar Kresno Murti  selengkapnya »

 
Warta Kampung Online
Banner WK  lama